Rabu, 15 Oktober 2014

Penulis Skenario, Lancar vs Lelet



Penulis Skenario, Lancar vs Lelet

 Lembar skenario

Menggeluti pekerjaan sebagai penulis lepas memang butuh kontinuitas agar hasil dan karya kita mempunyai ‘ruh’. Tak terkecuali menjadi penulis skenario. Apalagi skenario sinetron kejar tayang alias stripping. Tak terlalu mudah bagi pemula tapi tak sulit juga andai dilakukan dengan suasana happy. Dalam kondisi apapun, suasana hati mempunyai pengaruh besar terhadap hasil tulisan kita, tetapi dengan berjalannya waktu dan berproses, tak ada alasan untuk menjadi penulis yang benar-benar penulis.
Menulis skenario dibutuhkan skill lain selain menulis. Bagaimana tidak? Menulis skenario stripping tak ubahnya menulis dengan jadwal padat dan deadline hanya dihitung dengan hitungan jam! Biaya tinggi untuk sebuah sinetron tak memungkinkan penulis skenario untuk berleha-leha. Harus cepat mengetik, berimajinasi, menulis dialog yang bagus sehingga membuat pemirsa tidak bosan dan mengeditnya. Andai tim kita berjauhan, yang perlu diperhatikan tentu jaringan internet. Skenario beres dan selesai tepat waktu tapi koneksi lambat. Ough…, bagaimana kita mengirim hasil skenarionya?
Lancar atau lelet? Sudianto Oei owner HYPERNET membuat segalanya lebih mudah dengan bisnis jaringannya yang serba praktis, cepat dengan layanan super bonafid. Tak ada lagi alasan malas dan ogah-ogahan menjadi penulis lepas hanya karena jaringan internet yang kurang pas. Tak ada lagi kata lelet, tak ada lagi istilah kena damprat produser maupun head writer karena skenario terkirim dengan lambat. Semuanya berjalan lebih mudah. Hanya, kita perlu memilih jaringan internet yang pas saja. Pada akhirnya, menjadi penulis skenario butuh ketekunan serta link pertemanan yang erat. Selanjutnya seleksi alam akan menentukan, kita sanggup bertahan atau tidak.

0 komentar:

Posting Komentar