Berkurban? Bisa!
“Tidak
ada suatu amalan yang paling dicintai Allah dari bani Adam ketika hari raya
Idul Adha selain menyembelih hewan kurban.” (HR. Tirmidzi dan
hakim).
Membaca
hadist di atas, ada rasa sedih apabila sebagai muslim yang dirasa ‘mampu’ tak
bisa berkurban saat hari raya Idul Adha tiba. Karena apa, sih? Yup, jawaban
yang sering kita dengar adalah UUD alias ujung-ujungnya duit. Apa iya karena
uang? Padahal banyak dari sebagian orang punya mobil lebih dari satu, motor ada
beberapa bahkan tanah dan sawah yang berlebih, dan sebagian dari mereka tidak
ingat berkurban. Sepertinya sangat mustahil apabila dibilang tidak mampu berkurban.
Padahal, Allah sudah menjanjikan pahala yang sangat besar bagi yang mampu dan
mau berkurban.
Menurut
www.bbc.co.uk/indonesia di
Indonesia sendiri tercatat 13,7 juta fakir miskin dari 30 juta warga miskin di
Indonesia. Jadi masih sangat banyak rekan kita yang masih hidup di bawah
standar. Untuk itu saat Idul Adha tiba dan ingin berbagi bersama sebagian yang
membutuhkan, harusnya sudah kita rancang jauh-jauh hari perencanaan mungil agar
pas hari H datang kita bisa berkurban sesuai dengan kemampuan.
Sumber gambar www.google.co.id
Menurut Rina Dewi Lina, seorang Perencana Keuangan dan Inventasi serta Chief
Operation Officer (COO) PT. Fokus Finansial, pilah-pilahlah kebutuhan dalam pos-pos sesuai kebutuhan. Bisa kita tuangkan dalam tips
sederhana ini, antara lain adalah dengan menabung dalam pos
khusus kurban. Bisa jadi menabung dalam RT, ataupun membuka rekening khusus di
bank. Kalau lebih simpel lagi, beli tabungan macan, singa, ikan versi
anak-anak. Tiap hari kita masukkan sejumlah rupiah yang sudah dihitung jumlah
minimal agar tercukupi dalam pembelian hewan qurban.
Langkah
lainnya, biasanya untuk yang hidup di daerah pedesaan. Tak perlu menabung uang
atau membuka rekening segala. Beli langsung anakan kambing atau sapi (khusus
sapi bagi yang sangat mampu, karena harganya memang mencapai puluhan juta).
Dipelihara dengan baik, nah, saatnya Idul Adha tiba, bisa langsung digunakan
sebagai hewan qurban.
Banyak
cara menuju Roma, banyak cara juga agar kita bisa berkurban. Terlepas dari itu
semua, niat dan keikhlasanlah yang membuat Idul Adha lebih bermakna. Jadi,
mulailah start dari sekarang untuk
rencana qurban mendatang. Insyaallah, Allah akan memberi kemudahan berlipat dan
surgalah yang dijanjikan-Nya, amin…
0 komentar:
Posting Komentar