Sabtu, 16 Mei 2015

Menulis Lagi



Menulis Lagi

Sumber gambarhttps://www.islampos.com

Siapa yang suka menulis? Ngacung! Dan saya adalah orang pertama yang akan ngacung kalau ditanya seperti itu. Itu sekarang. Dulu, menulis hanyalah hobi kesekian dan kesekian. Di daftar atas masih banyak hobi yang lebih penting dan menjanjikan. Mata melek setelah hati meledak saat teman di suatu perkumpulan bilang, sekolahnya sih tinggi, sayang hanya jadi ibu rumah tangga. Eng ing eng, sakitnya tuh di sini! Benar, sungguh sakit banget kalau ingat itu semua.  
Tapi, sakit kalau dirasakan terus menerus bisa jadi darah tinggi, stroke atau jantungan. Nggak mau, kan? Akhirnya berfikir positif adalah cara termudah untuk menghilangkan kekesalan hati. Coba kita lihat daftar kegemaran kita. Pilih salah satu, yang bisa membuat orang lain menyadari keberadaan kita. Pilihan jatuh pada satu daftar terbawah. Menulis!
Memasuki sebuah komunitas bermental baja dan meyakinkan menjadi langkah selanjutnya. Sadar dengan kesibukan rumah, dunia maya menjadi salah satu alternatif. Pilihan jatuh ke komunitas Ibu Ibu Doyan Nulis (IIDN). IIDN selalu memberitahukan kabar terbaru di dunia kepenulisan. Komunitas ini didirikan oleh Indari Mastuti, senior yang sudah melanglang buana dalam bidang kepenulisan. Dari sinilah bakat terpendam yang sudah mati suri terasah lagi. Lambat laun, proses demi proses bisa terlewatii dengan baik.
Dari sebuah tangan Indari Mastuti pula berdiri Indscript Creative. Sebuah perusahaan yang menawarkan jasa bidang penulisan dan training. Di sini, banyak traning kepenulisan yang diadakan. Bagi penulis pemula, yang masih kembang kempis semangatnya ataupun penulis yang sudah tenar, Indscript Creative adalah teman sejati.
Pelajaran yang bisa didapat, jadikan `kalimat negatif` sebagai lecutan agar menjadi lebih baik. Putar balikkan fakta bahwa kita mampu berkarya walau hanya berstatus ibu rumah tangga. Dari kepenulisan, bisa jadi ladang penghasilan tambahan, menambah teman, dan dapat ilmu yang sangat luar biasa. Menghasilkan sebuah karya tulisan, baik buku, artikel, yang terpambang di media atau blog, telah membuat orang-orang yang dulu meremehkan berbalik arah senyum manis ke kita. Sungguh,  bahagianya tuh di sini!


1 komentar:

  1. Semangat, Mbak Wahyu!
    Kita tunggu karya selanjutnya. :)

    BalasHapus