This is my heroes

Happy or unhappy, families are all mysterious. We have only to imagine how differently we would be described - and will be, after our deaths - by each of the family members who believe they know us. Gloria Steinem

5 Cara Dapat Biaya untuk Parcel Lebaran

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Family is the most important in alive

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Family

Family is the most important in alive. This is my family, the important things in my life

Sastra Penarawa di Eling Bening, Ambarawa

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 05 November 2014

Berani Action? SBO Saja



Berani Action? SBO Saja

Anda suka membuat pernak pernik dari kain flannel? Tak punya galeri atau toko di rumah? Bagaimana dengan penjualan online. Dengan sedikit teknik dan kemajuan teknologi jaman mutakhir ini, kerajinan flannel yang dibuat bisa dijual secara online. Tentu kita butuh online business coach, serta harus melek teknologi. Tak perlu yang terlalu rumit, tak perlu kamera mahal (hanya perlu sedikit trik sehingga hasilnya rapi jali, indah dipandang mata dan menawan), kita hanya perlu niat, kemauan belajar dan action!


                                                 Sumber gambar: https://plus.google.com

Pendiri Sekolah Bisnis Online (SBO) Muri Handayani merangkum semua tentang bisnis online dalam sekolah yang diprakarsainya, bertindak sebagai online business coach. Di SBO para murid yang terdiri dari kalangan ibu rumah tangga akan diajari secara detail bagaimana membuat bisnis online menjadi teman para perempuan Indonesia. Teknologi yang memberi manfaat, dan dapat menambah income tanpa meninggalkan keluarga. Sebagai online business coach beliau sangat tahu lika-liku bisnis online. Sekolah ini bisa diikuti dari berbagai daerah, karena dilakukan secara online.
Pemilik bisnis RaZha dengan 500 agen dan distributor yang tersebar di 10 negara ini sudah membuktikan bisnis online sangat menjanjikan. Jadi, bagi anda yang ingin sukses berbisnis online, sediakan sedikit waktu untuk ikut kelasnya. Yang suka buat kerajinan flannel, tak perlu ragu, lejitkan bisnis anda bersama SBO. Dan kesuksesan pasti merapat dengan ketekunan dan kesabaran. Berani action? SBO saja.

Selasa, 04 November 2014

Sekolah Tanpa Batas



Sekolah Tanpa Batas

Terpilihnya Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Kerja merupakan berita terpanas seminggu belakangan ini. Inilah perempuan terkuat yang banyak menimbulkan beragam komentar di berbagai media online, sosial media juga warta televisi. Hanya karena beliau tamatan SMP, dan bisnisnya melejit ke langit sebagai bos Susi Air. Tamat SMP pun tak patah arang untuk memulai bisnis. Sekolah formal hanya formalitas, kaya pengalaman, dan dari kehidupanlah kita lebih memahami tentang hidup.


Sekolah yang beda dari yang lain adalah Sekolah Perempuan. Sekolah khusus perempuan dalam berbagai kalangan, para ibu rumah tangga khususnya, diprakarsai oleh Indari Mastuti CEO Indscrip Creative. Beliau melihat kualitas ibu rumah tangga tak kalah dengan wanita karir, yang kerja kantoran. Sebelumnya, di facebook sudah  digagas dengan membentuk grup Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN), grup Ibu-Ibu Doyan Bisnis (IIDB). Pencetus Indscript Corporation dan agensi naskah ini sekarang sudah  memiliki empat lini bisnis. Grup yang sedang marak One Day One Article, untuk menjaring perempuan aktif menulis artikel baik di blog, maupun di media yang lainnya.
Sungguh, kiprahnya sangat luar biasa untuk memotivasi para perempuan yang sering hanya disebut konco wingking. Berbagai penghargaan yang telah diraihnya tak mengurangi semangatnya untuk berbagi pada para perempuan. Nutrisi ilmunya tentang menulis, berbisnis, menulis yang mengahasilkan, berbisnis tanpa meninggalkan keluarga, telah membuat banyak perempuan membuka mata dan pikiran. 
Yep, believe or not, sekolah yang sebenar-benarnya adalah sekolah kehidupan. Tentang apapun, sekolah kehidupan semakin menempa diri menjadi lebih fasih dan kuat. Melihat, merasa, membaca, memahami, melejitkan potensi, melalui mata hati. Pembelajaran tentang kehidupan, tanpa batas!

Senin, 03 November 2014

Ada Apa dengan Kata Kunci?



Ada Apa dengan Kata Kunci?

                                         Sumber gambar: http://sesepuh-ilmu.blogspot.com

Jelas banget ini tak ada hubungannya dengan film lawas Ada Apa dengan Cinta yang mampu mempopulerkan Nicholas Saputra dan Dian Sastro Wardoyo di kancah perfilman Indonesia. Keywords atau kata kunci sering digunakan dalam penulisan sebuah artikel. Untuk pemula, penulisan artikel dengan kata kunci kadang membuat bingung. Bingung karena tidak mengerti untuk apa, fungsinya apa dan kenapa sih harus memakai kata kunci segala?
Artikel sering menjadi acuan jurnal seseorang dalam mencari sebuah berita. Entah untuk riset, sekedar ingin tahu, atau hanya sebatas ingin membaca berita. Biasanya, kalau penulisan artikel bebas, tak perlu mengedepankan kata kunci.  Jadi tulislah apa yang ingin ditulis selama tidak mengandung SARA dan pornografi. Terkecuali untuk artikel pasanan atau khusus, untuk even tertentu, wajib disebutkan kata kunci yang sudah ditetapkan. Misalkan tentang Muri Handayani, seorang pebisnis pencetus Sekolah Bisnis Online (SBO) dengan murid yang sudah tersebar sampai luar Indonesia, dengan kata kunci online business coach . Nah kata online business coach ini harus ada dalam artikel tersebut. Bisa jadi dalam sebuah artikel tercetus beberapa kali kalimat online business coach.
Melalui wawancara langsung dengan Indari Mastuti, pemrakarsa Sekolah Perempuan yang juga CEO Indscript Creative ini, kata kunci sangat penting melihat fungsi dari kata kunci tersebut. Apa sih fungsinya? Kata kunci ini digunakan agar lebih mudah mencari di google. Sehingga memudahkan kita mencari sesuatu yang ingin kita dan orang lain ketahui. Nah, bagaimana dengan artikel dan kata kunci yang sedang anda bikin malam ini?

Minggu, 02 November 2014

Tips Jitu Sebelum Memulai Bisnis Waralaba



Tips Jitu Sebelum Memulai Bisnis Waralaba

Sumber gambarhttp://infonitas.com

Waralaba atau franchise sudah sampai di pelosok pedesaan. Tak percaya? Coba cek atau berkelana sebentar di daerah-daerah kecamatan dan dusun. Tara! Kemungkinan besar anda akan menemukannya. Dari yang paling bermerk dan terkenal, atau yang masih unyu-unyu baru. Hmm… berminatkah anda dengan bisnis waralaba? Mau yang modal besar atau kecil? Yang di kota yang di desa? Monggo silakan disimak tips sebelum memulai bisnis waralaba ini.
Pikirkan modal. Yes! Berapa modal yang dipunyai. Besar, kecil, menengah, sesuaikan dengan waralaba yang sudah menjerat hati anda. Minat, tak mau kan kita berbisnis jauh dari minat kita? Andai suka kuliner, simaklah berbagai waralaba tentang kopi, bakso, mie, ataupun roti dan segala macam ubo rampenya. Tak suka kuliner? Pilihlah waralaba yang lain. Karena minat membuat kita lebih survive saat jatuh bangun mengembangkan sebuah bisnis. Brand, ini menentukan support dan sistem. Sangat berhubungan dengan target dan segmen pasar yang akan di bidik. Dan kaji ulang satu sampai tiga jenis waralaba yang sejenis sebelum mantap memutuskannya. Lingkungan, melakukan riset lapangan, melihat dengan jeli kebutuhan yang sangat dibutuhkan pasar. Karena ini akan sangat berpengaruh pada konsumen yang mau meliriknya.
Dan, jangan lupa pajak. Setiap usaha tak luput dari pajak, sebelum memulai kita perlu menganalisanya. Dari ngobrol langsung dengan konsultan pajak yang juga ketua Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) wilayah Surabaya, Zeti Arina, bahwa bisnis ini termasuk royalty dengan pajak  sebesar 15%.   
Dengan melihat, menganalisa dan menelisik laba, modal, segmen pasar juga minat, kisaran pajak dipastikan waralaba yang dipilih akan bisa berjalan sesuai rencana. Setidaknya kita sudah meminimalisir kegagalan yang mungkin datang. Pertimbangankan semua secara detail, sehingga pencapaian yang diharapkan sesuai target. Libas keraguan anda, salam semangat!

Sabtu, 01 November 2014

Seni Terdahsyat Itu Disebut…



Seni Terdahsyat Itu Disebut…

Sumber: http://indari.blogspot.com 

Menulis adalah seni! Seni pencurahan isi jiwa dan hati. Benarkah? Bagi seorang penulis sejati jawabannya bisa iya bisa juga tidak. Menulis karena pesanan dengan kata kunci sering membuat kelimpungan karena bisa saja di luar minat kepenulisan kita. Menulis skenario dengan alur yang sudah ditentukan output-nya juga kadang di luar nalar. Menulis karena sedang tidak mood hasilnya bisa berantakan seperti kapal pecah di tengah Samudra Hindia. Tapi, itukah bejibun alasan yang membuat menulis tidak memiliki seni? No!
Menulis, mood, antara penting dan tidak penting. Indari Mastuti, CEO Indscript Creative, pencetus Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) serta penggagas Ibu-Ibu Doyan Bisnis (IIDB) mengatakan segala bentuk mati surinya menulis karena satu hal, tidak menulis. Maka jawaban segala alasan di atas adalah menulis, menulis dan menulis. Dan, ide ciamik terbarunya yang dahsyat adalah metrik penulisan, suatu metode lain yang bertujuan untuk mencapai target penulisan. Dengan metrik penulisan ini, target yang menjadi rencana kita menjadi lebih mudah dan teratur menurut skala prioritas. Jadi segala deadline yang harus dikejar bisa dijadwalkan secara tepat. Hasilnyapun sesuai yang diharapkan. Contoh mudahnya dalam sehari harus menulis 5 halaman, andai sehari itu tak mencapai 5 halaman, hari berikutnya 5 halaman ditambah utang halaman hari sebelumnya. Sehingga target penulisan tetap tuntas tanpa kendala.
Menulis penuh seni dengan metrik penulisan membuat kita semakin giat dan disiplin dalam menulis. Karena kuncinya menulis, menulis dan menulis. Metrik penulisan ini bisa maksimal kegunaannya apabila kita disiplin. Kalaupun tidak, mungkin kita harus review ulang ke belakang, tentang passion kita di dunia penulisan. Mantap dan semakin mantap? Lanjutkan! Lenyapkan mati suri dalam penulisan. Seni ciamik terdahsyat, metrik penulisan! Rasakan, seni menulis memacu adrenalin sebagai penguat goresan cerita pada anak cucu kita ke depan. Salam literasi!